Tokoh dan Wawancara

Rudy Hilkya, Guru Fisika Inspiratif yang Gemar Menulis Blog

PALANGKARAYA, Pnet –Disela-sela kesibukannya sebagai salah satu pembicara di workshop “Teacher Writing Camp 3” yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta, Ikatan Guru Indonesia dan Acer Indonesia di Wisma Universitas Negeri Jakarta, PNet berkesempatan untuk melakukan wawancara singkat dengan Rudy Hilkya atau yang biasa dipanggil dengan nama Pak Rudy; seorang guru fisika dari SMAN 2 Palangka Raya sekaligus penulis blog aktif di wordpress yang diberi nama fisikarudy. Kali ini beliau diundang karena beliau terpilih sebagai salah satu finalis Acer Guraru Award 2013 dan diminta untuk membagikan pengalamannya sebagai seorang penulis blog sekaligus guru.

Tanya: Bisa diceritakan ketertarikan awal Anda untuk menjadi seorang blogger?
Jawab: Awal ketertarikan saya sederhana saja, dimana saya ingin membuat membuat web tanpa perlu sewa hosting. Dan saat itu ada salah satu siswa yang yang bernama Rudy Gunawan mengenalkan saya dengan web blog. Ditambah dengan ajakan untuk menulis blog oleh rekan saya seorang guru kimia dari Pangkalan Bun bernama Urip. Selain itu saya rasa blog mudah untuk dioperasikan. Disana saya mulai menulis pemberitahuan tugas-tugas sekolah dan cara menyelesaikan tugas kelas kepada siswa angkatan 2008 dan ternyata terus terpakai secara intensif sampai sekarang.

Tanya: Bagaimana Anda melihat blog itu sendiri dalam hubungannya dengan siswa-siswi di sekolah?
Jawab: Semua bahan ajar dan bahan presentasi juga sumber-sumber bacaan, percobaan, cara analisis, lembar kerja siswa, hasil penilaian, kisi-kisi ujian hingga contoh soal ujian nasional saya letakkan di dalam blog agar mudah diunduh oleh siswa. Juga di akhir artikel biasanya saya menaruh polling dan kuesioner bagi siswa.

Tanya: Apa tanggapan siswa tentang keberadaan blog Anda dan bagaimana cara Anda berinteraksi dengan siswa melalui media blog ini?
Jawab: Saya dulunya rajin mengajak siswa menulis blog dan meminta pendapat mereka, karena lama kelamaan sepertinya itu menjadi beban maka saya bebaskan dengan tidak perlu menulis blog tapi tetap bisa mengikuti perkembangan dan mengirimkan tugas atau kuis serta jawaban kuesioner menggunakan internet. Dengan jejaring sosial mereka mengunggah video kreasi atau stop motion yg mereka buat.

Tanya: Sebagai seorang guru dengan begitu banyak kegiatan baik di sekolah, kegiatan tingkat provinsi dan nasional, bagaimana cara Anda membagi waktu antara mengajar, menulis blog dan keluarga, apakah dibuat jadwal khusus?
Jawab: Agenda kerja yang semakin lama semakin padat dengan berbagai kerumitan akhirnya membuat saya memiliki organizer atau jadwal tetap. Jika jam kerja sedang kosong saya memeriksa pekerjaan siswa dan menilai, juga memberikan presentasi saat workshop kepada rekan-rekan guru, termasuk mengajak mereka menulis di internet dan mengikuti perkembangn dunia pendidikan. Untuk menulis blog saya usahakan satu judul setiap hari jika ada koneksi internet, jika tidak sempat keesokan harinya saya bayar hutang menulis tadi. Yang efektif adalah menulis minimal satu judul artikel sebelum tidur atau subuh sebelum mandi atau sebelum berangkat kerja. Jika masih terhutang, saya menulis blog menggunakan gadget dengan koneksi yang tersedia di sekitar tempat kerja.

Tanya: Bisa ceritakan sedikit tentang masa-masa sekolah Anda dulu yang mungkin berkaitan dengan salah satu alasan untuk menulis blog?
Jawab: Semasa SMA, saya adalah pengurus OSIS yang banyak berpidato atau ceramah di depan teman-teman. Saat belum mengenal dunia blog saya paling cerewet. Tapi setelah ada rekan-rekan dan siswa-siswi menyindir saya dengan mengatakan bahwa saya hanya pandai berpidato tapi tidak ada hasil, akhirnya saya terpacu untuk memiliki prestasi yang bisa dilihat dan dibuktikan kepada orang banyak sekaligus membuktikan bahwa saya tidak hanya sekedar jago berpidato. Akhirnya terbukti seperti yang telah saya alami sekarang ini.

Tanya: Terakhir, dalam kedepan apa ide dan harapan Anda untuk kemajuan pendidikan khususnya di Palangka Raya?
Jawab: Harapan saya kepada para guru di Palangka Raya, khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya jangan berhenti berinovasi, mencari peluang prestasi menulis dan dipublikasikan tulisannya. Tetap mengedepankan kesantunan dan kesabaran dalam mendidik serta berbagi metode mengajar yang kreatif dan bisa ditiru, bisa diduplikasi tanpa perlu takut dimanipulasi kepada seluruh guru se-Indonesia agar para peserta didik yang kita ajar, putra-putri kita dapat menjadi warganegara Indonesia bahkan dunia yang terkemuka dan berakhlak mulia. Akhirnya para guru menjadi warga-warga penghuni Surga dan contoh teladan bangsa. Sokoguru negara.

Itulah wawancara singkat kami bersama Rudy Hilkya, guru fisika sekaligus penulis blog. Perlu diketahui, beberapa prestasi beliau yang berhubungan dengan dunia pendidikan dan menulis blog diantaranya adalah: peraih Guru Favorit SMA pilihan Siswa se-Kalimantan Tengah oleh Kalteng Pos Grup tahun 2004, peraih peringkat pertama e-Learning Award tahun 2008 oleh Pustekkom Depdiknas RI dalam kategori Blog Edukatif Personal, peraih penghargaan khusus dari Gubernur Kalimantan Tengah sebagai pendorong kegiatan transparansi dana BOS di sekolah dalam bentuk lomba majalah dinding untuk siswa SMP/SMA se-Kalimantan Tengah bekerja sama dengan UKP4 (Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan Pembangunan dan Perencanaan) dan OpenGovindo (Open Government Indonesia) serta peraih penghargaan khusus Acer Guraru Award Tahun 2013. (MJ/News)

Komentar Anda
Share via
Copy link
Powered by Social Snap