Tokoh dan Wawancara

Didik Mulato, Berjuang dari Nol

PALANGKARAYA, Pnet – Pemilik salah satu toko komputer terbesar di Palangka Raya “Dika Komputer”, salah satu senior agensi manager di salah satu perusahaan asuransi nasional cabang Kalimantan Tengah “Prudential”, pemilik jasa laundry dan agen tiket perjalanan, kali ini Pnet, menghadirkan kisah singkat perjalanan Didik Mulato, ST., khusus untuk Anda.

Di sebuah desa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Didik Mulato dilahirkan pada tahun 1978. Dalam kandungan usia 3 bulan, ayahnya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, sehingga ia tak pernah sempat untuk melihat ayah kandungnya. Pernah bersekolah di kota Palangka Raya dan terakhir di Sukoharjo, Didik menamatkan sekolah menengah atasnya di tahun 1996. Dilanjutkan di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta, Didik pun lulus pada tahun 2000 sebagai seorang sarjana teknik informatika.

Lulus kuliah, Didik memutuskan untuk kembali ke kota Palangka Raya. Di kota ini lah ia melihat masih banyak potensi yang belum tergarap dengan baik. Dari sebuah rumah yang sederhana, bersama sang istri tercinta, Didik Mulato memulai usaha awalnya dalam bidang komputer. Dari perbaikan, instalasi, tukar tambah, jual komputer baru dan bekas yang harganya dapat dijangkau oleh masyarakat, hingga larut malam, semua dilakukan dengan niat dan tekat.

Bermodalkan sebuah motor yang cukup berumur, ia juga melayani perbaikan komputer dari pintu ke pintu dengan ramah. Modal kepercayaan adalah yang terpenting, karena saking pesatnya perkembangan usahanya, sampai-sampai supplier dan vendor bersedia untuk meminjamkan barang terlebih dahulu kepadanya dalam jumlah yang cukup besar. Kepercayaan dan kerjasama yang baik itu lah yang sampai sekarang tetap dipegang teguh olehnya.

Setelah dirasa rumah tidak cukup memadai, akhirnya Didik pun memberanikan diri untuk menyewa salah satu ruko di bilangan Darmosugondo, hingga akhirnya sekarang mampu membeli ruko sendiri di ruas jalan utama Cilik Riwut. Semakin besarnya usaha ini tentu membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang, sehingga Didik pun merekrut para pemuda berbakat di kota Palangka Raya untuk bekerja di bidang komputer.

Satu hal yang cukup ekstrim yang pernah dilakukan oleh Didik Mulato adalah, beliau membakar ijasahnya sendiri dan memutuskan untuk membangun bisnisnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya cabang usaha selain toko komputer yang dia dirikan cukup sukses. Senang mengikuti seminar-seminar tentang kehidupan dan juga tentang bisnis. Dari seminar-seminar itulah Didik Mulato melihat satu kenyataan bahwa “orang kaya adalah orang yang berbisnis”. (MJ/News)

Komentar Anda
Share via
Copy link
Powered by Social Snap