Tokoh dan Wawancara

Rizky Mahendra, “Ayo Jadi Muliarder!”

PALANGKARAYA – Banyak orang mungkin sering mendengar ataupun mengikuti ajakan dan motivasi dari para motivator nasional. Sebut saja, Tung Desem Waringin, Mario Teguh dan Andri Wongso. Tidak diragukan lagi, kita sangat terinspirasi oleh nasehat dan saran yang disampaikan oleh mereka.

Kali ini, PalangkaRaya.net berkesempatan untuk mewawancarai salah satu motivator yang cukup terkenal dan kebetulan berasal dari Palangka Raya. Dilahirkan sebagai anak ketiga dari empat bersaudara, Rizky Mahendra, seorang pengusaha di bidang pendidikan, pengajar, pengurus di sebuah organisasi kepemudaan sekaligus seorang motivator ulung di bidangnya.

Berikut adalah petikan wawancara kami dengan Rizky Mahendra :

Tanya : Apa yg membuat Anda terjun ke bisnis pendidikan ?
Jawab : Alasan pertama, karena hanya pendidikan, dalam arti luas dan sebenarnya, yang bisa membuat sebuah bangsa bangkit dan maju. Sedangkan alasan yang kedua, sebagaimana bisnis lainnya, bidang pendidikan adalah pilihan hidup yang kelihatannya saya memang diciptakan untuk hidup, berkembang dan berkontribusi di pendidikan.

Tanya : Mengapa Anda lebih memilih berkarir disektor swasta ?
Jawab : Karena menurut saya, cara paling cepat, dengan peluang berkembang luas serta beresiko, terukur, sekaligus hanya ada di bisnis. Artinya memulai dan mengembangkan bisnis adalah pilihan pribadi yang pas buat saya. Mungkin tidak cocok buat orang lain. Toh kewajiban kita adalah menemukan “ladang” yang cocok sesuai potensi dan minat kita masing-masing.

Tanya : Kami dengar Anda juga sering menjadi pembicara atau motivator di instansi pemerintah, materi apa yg menurut Anda yang pantas diberikan untuk instansi pemerintah? Dan mengapa ?
Jawab : Ya, saya sudah beberapa kali memberikan materi motivasi dan “communication skill” di instansi pemerintah. Menurut saya materi yang utama adalah merubah paradigma, keyakinan dan cara pandang terhadap sesuatu. Kenapa ini penting karena urutannya adalah : keyakinan dan cara pandang, lalu sikap mental, lalu perilaku, lalu tindakan, lalu hasil. Bukankan kita ingin merubah perilaku PNS kita menjadi PNS yang profesional dalam pelayanan masyarakat? Maka mulailah dari perubahan paradigma. Training hanya satu jalan, banyak jalan yg lain.

Tanya : Apa yang harus dipelajari seseorang jika ingin menjadi pengusaha ?
Jawab : Ada 2 bab (bagian) besar. Pertama, akal bisnis : nilai-keyakinan-pola pikir, rasa, kemauan, tindakan terkait peluang dan resiko bisnis. Kedua, adalah keterampilan bisnis seperti kepemimpinan, pemasaran, penjualan, keuangan, akuntansi dan operasi atau produksi. Mudahkan, kalau ingin bisnis, kuasai R.I.Z.K.Y (Relasi, Inovasi, Zolusi *lebih tinggi dari solusi*, Keuntungan, Yakin). Menguasai R.I.Z.K.Y artinya siap jadi PENGUSAHA SUKSES (sedikit tersenyum).

Tanya : Apa motivasi hidup Anda ?
Jawab : Menginspirasi, memotivasi dan mencetak lebih banyak MULIARDER, diambil dari kata MULIA dan MILIARDER, agar bangsa ini bisa maksimal berkontribusi pada dunia yg penuh berkah dan kelimpahan ini. Itulah sebabnya saya menggagas konsep MULIARDER. Bisa, dilihat di website saya di www.muliarder.com.

Tanya : Apa yg menjadi target hidup Anda ?
Jawab : Jadi MULIARDER Trainer berskala nasional dengan ajakan “Ayo jadi MULIARDER!”, sehingga kontribusi untuk kerbermanfaatan menjadi maksimal.

Demikian petikan wawancara kami dengan Rizky Mahendra, dan tidak lupa beliau mengucapkan sukses untuk PalangkaRaya.net. Ayo jadi MULIARDER!

Rizky Mahendra bisa ditemui di Facebook di http://www.facebook.com/rizky.mahendra dan di Twitter dengan alamat http://www.twitter.com/RizkyMULIARDER . (TM/News)

Komentar Anda
Share via
Copy link
Powered by Social Snap