Pernik

Gelar Unity for Community Dimeriahkan 16 Komunitas

PALANGKA RAYA, Pnet – Apa jadinya jika berbagai komunitas di Palangka Raya bergabung dalam satu acara bertajuk “Unity for Community” (UFC), dimana komunitas-komunitas yang ada saling menunjukkan kebolehannya lalu di applause oleh komunitas lain dan para penonton yang hadir?

Bertempat di gedung pertemuan umum (GPU) Tambun Bungai di jalan Ahmad Yani, Palangka Raya, UFC tadi siang dibuka secara resmi oleh Walikota Palangka Raya, Riban Satia. Acara ini berlangsung dari tanggal 13-14 Januari 2013. UFC terselenggara atas kerjasama komunitas-komunitas yang tergabung dalam kepanitiaan dan pemerintah kota Palangka Raya.

Dalam sambutan ketika membuka acara, Walikota mengatakan bahwa pemerintah kota Palangka Raya sangat mendukung kegiatan UFC dan mengusahakan agar pada kegiatan UFC mendatang pemerintah kota Palangka Raya dapat membantu dalam hal pendanaan.Tidak lupa beliau berpesan agar komunitas-komunitas yang ada tetap mematuhi peraturan yang berlaku di Republik Indonesia.

Secara terpisah, ketua panita penyelenggara UFC, Noorkhalis Ridha, didampingi sekretaris panitia, Pandu Bagas, mengatakan bahwa ide dan persiapan untuk penyelenggaraan acara ini sendiri sudah dimulai hampir setahun yang lalu, yaitu dari bulan Februari 2012. Namun baru bisa terlaksana pada awal tahun 2013.

Rencananya kegiatan UFC akan menjadi agenda tahunan tetap, dengan menghadirkan komunitas-komunitas yang lebih banyak. Mengingat, baru 16 komunitas yang bisa berpartisipasi. UFC perdana ini mengusung tema “tunjukkan bahwa kita ada”, dengan maksud bahwa komunitas-komunitas ini memang benar-benar ada di tengah-tengah masyarakat kota Palangka Raya.

Dari pengamatan jurnalis Pnet, anggota panita UFC juga tergabung dalam komunitas lain, tidak terfokus pada satu komunitas saja. Misalnya Rizky Utomi yang tergabung dalam kepanitiaan juga sebagai salah satu petinggi Japan Share Community, sekretaris panitia Pandu Bagas dari komunitas Stand Up Comedy Palangka Raya, kemudian Fitra Prawira dari Palangka Raya Metal Corner.

Sebelum acara dimulai, panitia menyempatkan untuk memutar sebuah film dokumentasi pendek tentang liputan kegiatan panitia dalam mempersiapkan UFC, seperti rapat, penyiapan materi, pengaturan stand dan masih banyak lagi. Acara yang berlangsung dipandu oleh 2 orang MC wanita.

Disisi lain setiap komunitas diberikan stand masing-masing layaknya ajang pameran, dimana disana ditampilkan keunikan, pernik-pernik, brosur, presentasi hingga video yang menegaskan deskripsi dari komunitas tersebut. Mulai dari hal unik dan lucu hingga tampilan yang garang. Para peserta pun tidak ketinggalan untuk menghias diri dan menggunakan aksesoris mereka masing-masing.

Kemudian para komunitas peserta diberikan waktu untuk melakukan perform di area panggung dihadapan peserta komunitas lain dan para penonton. Tepuk tangan, gegap gempita dan sorak sorai bergemuruh setiap kali peserta berhasil memukau 100 lebih hadirin yang ada. Tampaknya acara ini cukup meriah dan sukses, dimana setiap masyarakat umum yang datang menonton dikenakan biaya masuk Rp. 5.000,- saja per orang.

Komunitas yang ikut berpartisipasi dalam UFC ini adalah : 911 family, Borneo Dangerous United, Cosplayer Palangka Raya, Dayak Brother, Isen Mulang BMX, Japanesse Share Community, K-Pop Lovers Palangka Raya, Palangka Hardcore Friends Family, Palangka Raya Metal Corner, Palangka Raya Reggae Community, Palangka Raya Inline Skate, Pararel, Pen Spinning, Skater Palangka Raya, Stand Up Comedy Palangka Raya, dan Soul Break. (MJ/News)

Komentar Anda
Share via
Copy link
Powered by Social Snap