Bagikan ke:

JAKARTA, Pnet – Dalam sebuah acara diskusi daring Sonora “Strategi UMKM Indonesia Bangkit Pasca Corona”, Sabtu (13/6), Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi guna mendorong UMKM dan koperasi agar bangkit kembali setelah masa pandemi.

Ada beberapa kebijakan yang akan dilakukan dalam tiga fase. Pertama, tahap survival. Di Fase ini Kementerian Koperasi dan UKM akan membantu UMKM dan koperasi yang terdampak pandemi Covid-19 agar dapat bertahan. Teknisnya dengan restrukturisasi bagi kredit, cicilan bisa ditunda enam bulan, subsidi bunga, pemodalan baru yang mudah dan ringan. Mengingat masih tersisa kredit usaha rakyat (KUR) Rp. 129 triliun dari Rp. 190 triliun yang dialokasikan di tahun ini dengan bunga 6%.

Tahap kedua, fase recovery, yang nantinya akan dilihat sektor dan daerah mana saja yang sudah dapat dilakukan reaktivasi. Sambil menunggu kebijakan dari Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, serta kesiapan pelaku UMKM dalam menerapkan protokol kesehatan.

Tahap ketiga, meningkatkan kemampuan UMKM seperti melakukan digitalisasi UMKM, karena menurut Bank Indonesia (BI) ada kenaikan penjualan online 18% selama pandemi. (Kontan/MJ)

Bagikan ke:

Share via
Copy link
Powered by Social Snap