Bagikan ke:

PALANGKARAYA, Pnet – Morningstar, Inc. sebuah perusahaan jasa keuangan global yang berkantor pusat di Chicago, Illinois, Amerika Serikat mencatat per 5 Juni Rupiah Indonesia menunjukkan keperkasaannya dengan nilai Rp. 14.011 per US dollar. Bahkan pada Jumat (5/6/2020) di sesi penutupan, US$ 1 dibanderol Rp 13.850 per US$ di pasar spot. Rupiah menguat 1,49% dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin, dikutip dari CNBC Indonesia.

Turun naiknya nilai Rupiah terhadap Dollar Amerika mempengaruhi secara signifikan beberapa harga produk, utamanya seperti barang elektronik, makanan dan minuman kemasan, dan produk tekstil. Walaupun Bank Indonesia mencatat dari bulan April hingga Mei bahwa tingkat inflasi di masa pandemi justru cukup rendah.

Diperkirakan, menguatnya Rupiah terhadap US Dollar dipengaruhi oleh beberapa isu seperti kabar ditemukannya vaksin virus Corona, kepercayaan publik terhadap penanganan pandemi virus oleh pemerintah Indonesia, masuknya investor asing di masa pandemi dengan membeli saham-saham pemerintah dan situasi di Amerika Serikat sendiri yang masih mengalami ketidakpastian. (MJ)

Bagikan ke:

Share via
Copy link
Powered by Social Snap