
Para sarjana Universitas Palangka Raya. (Photo: Pnet)
PALANGKARAYA, Pnet – Sabtu, 3 September 2011, Universitas Palangka Raya (Unpar) mewisuda sekitar 1.800 lebih wisudawan dari seluruh fakultas jenjang S1 (Strata Satu) dan S2 (Magister). Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan mengambil tempat di aula Unpar.
Rektor Unpar, Hendry Singaraca, dalam sambutannya mengharapkan agar wisudawan Unpar kelak dapat mengimplementasikan ilmunya di tengah masyarakat.
Di tempat lain, Pnet yang mewancarai orang tua salah seorang wisudawan merasa agak sedikit kecewa karena tidak dapat melihat langsung anaknya diwisuda. Hal ini dikarenakan tidak diperbolehkan masuk kedalam aula, mengingat terbatasnya ruang aula.
Indra salah satu wisudawan dari Fakultas Ekonomi yang ditemui mengaku sangat senang telah diwisuda namun dia juga cukup gelisah karena harus mempertanggung jawabkan gelar yang dimiliki, dan rencananya dia akan istirahat beberapa minggu. Baru kemudian mulai mencari kerja. “Saya mulai memasukkan lamaran kerja dulu,sambil mempersiapkan buka usaha kecil-kecilan kalau tidak bisa jadi PNS,” ungkapnya. (TM)
Pembaca dapat mengirimkan komentar. Isi komentar diluar tanggung jawab pihak manajemen dan jurnalis PalangkaRaya.net dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.
Tidak diperkenankan mengisi komentar tidak etis, kasar, fitnah, merusak atau berbau SARA. Setiap komentar yang masuk akan melalui moderasi terlebih dahulu sebelum ditayangkan.
Pihak manajemen PalangkaRaya.net berhak untuk tidak menayangkan komentar, menghapus komentar, memberi peringatan dan atau memblokir akses bagi pengirim komentar yang melanggar ketentuan ini.
Barusan baca hasil wawancara di atas, “kalau tidak jadi PNS” kenapa ya warga palangkaraya indentik dengan pekerjaan yang paling utama adalah menjadi PNS.. bener2 kota PNS. cwiw.